Senin, 09 Juli 2018

Waspadai Efek Samping Air Cooler


Banyak orang sekarang sudah tahu kegunaan air cooler, kalau belum ada baiknya Anda mampir ke website JMATEK Indonesia untuk lebih mengerti apa itu air cooler. Alat ini ringan, mudah dipindahkan, dan memberikan efek dingin yang lebih tinggi dari kipas angin biasa sementara harga belinya jauh lebih murah daripada AC. Dengan banyaknya manfaat yang ditawarkan, air cooler ternyata juga memiliki beberapa kekurangan atau kelemahan.
Ketergantungan Pada Cuaca
Air cooler sangat tergantung pada iklim dan cuaca karena mengubah air menjadi uap air, yang kemudian menurunkan suhu udara. Jika Anda tinggal di daerah kelembaban tinggi, uap air yang dihasilkan air cooler menambah kelembaban udara sekitar, yang pada akhirnya membuat air cooler menjadi kurang bekerja efektif. Intinya, air cooler kurang cocok dipakai di daerah berkelembaban tinggi. Namun Anda bisa mengatasi hal ini dengan menggunakannya di tempat yang lebih terbuka, di mana aliran udara keluar masuk lebih lancar, mengurangi efek kelembaban.

Bising
Air cooler juga agak berisik. Dengan teknologi yang ada, pabrik sebagai produsen mulai membuat air cooler yang lebih senyap namun komponennya masih menghasilkan suara yang cukup keras. Insulasi yang lebih baik untuk mengurangi suara kipas (menarik udara panas dan meniup udara dingin) dan pompa air (menyedot air untuk penguapan dan pendinginan) akan membuat harga air cooler lebih tinggi. Jika budget yang menjadi ukuran Anda, sebaiknya taruh atau operasikan air cooler di luar jendela.

Perawatan Rutin
Air cooler perlu dirawat berkala. Anda perlu membersihkan filter udara dan mengisi tangki air sebelum menggunakan – mengurasnya kering jika tidak dipakai untuk jangka waktu lama dan menghindari jamur. Filter udara yang kotor malah akan menghasilkan udara yang tidak dingin dan bisa menimbulkan gangguan pernafasan. Ini adalah pekerjaan harian yang harus Anda lakukan untuk memastikan air cooler Anda bekerja optimal.

Peningkatan Kelembaban
Selama Anda mengoperasikan air cooler, air menguap dan meningkatkan kelembaban udara. Peningkatan ini juga memberikan banyak ruang bagi bakteri, virus, dan jamur dalam air. Ini sebabnya penderita asma harus berhati-hati menggunakan air cooler. Jika ada anggota keluarga yang menderita asma atau gangguan pernafasan, sebaiknya sebelum Anda membeli air cooler, konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu atau jangan menggunakan air cooler di ruangan yang ada penderita asma.


Informasi Tambahan Dalam Bentuk Tabel

Fitur
Personal air cooler
Desert air cooler
Jenis ruangan
Digunakan untuk mendinginkan ruangan ukuran kecil – sedang
Digunakan untuk mendinginkan ruangan ukuran sedang -  besar
Kapasitas tangki air
Kapasitas tangki air: 20 - 30 liter
Kapasitas tangki air: 30 - 60 liter
Sirkulasi udara
Mayoritas menggunakan blower untuk pendinginan
Mayoritas menggunakan kipas besar untuk pendinginan
Harga
Lebih murah
Lebih mahal

Fitur
Alas Pendingin Honeycomb
Alas Pendingin Aspen
Jenis Material
Material dari selulosa, mirip seperti sarang lebah
Terbuat dari pecahan kayu fiber sintetis, kelihatan seperti rumput
Perawatan
Sedikit
Tinggi
Ketahanan
Tinggi
Sedikit
Efisiensi
Tinggi
Sedikit
Harga
Mahal
Ekonomis


Apapun pilihan Anda, pastikan Anda sudah mengerti keunggulan maupun efek samping air cooler, agar tidak menyesal atau buang biaya setelah membeli. Tanyakan pada teman yang sudah pernah memakai atau memiliki alat ini. Tentunya mereka bisa memberi tahu pengalaman mereka dan menjadi pertimbangan berharga bagi Anda. Tidak semua yang menjadi tren itu baik atau perlu diikuti, namun sesuaikan saja dengan kebutuhan Anda agar menghemat biaya dan tidak menyesal di kemudian hari.

0 on: "Waspadai Efek Samping Air Cooler"